Penjelasan Ahok soal Uji Materi UU Pilkada ke MK

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengajukan uji materi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mengenai uji materi (judicial review) ini Ahok menyatakan bahwa langkah yang dia lakukan merupakan langkah yang sesuai dengan konstitusi dan menghormati UU yang ada. Ahok menginginkan pasal yang mengatur calon petahana wajib cuti selama masa kampanye diubah.

Ahok menyatakan bahwa ia telah menghormati UU dengan menjadi kepala daerah yang menghormati konstitusi. Tugas Mahkamah Konstitusi adalah melakukan uji materi (judicial review) untuk memastikan apakah yang dilakukan bertentangan dengan konstitusi dasar. Ahok menginginkan ada tafsiran baru yang menjembatani apabila ada petahana yang tidak ingin mengajukan cuti.

“Saya melaksanakan konstitusi, di konstitusi disebutkan orang yang bisa melakukan judicial review orang yang berkaitan secara langsung, saya dukung petahana harus cuti, tapi maksud saya harus ada satu tafsiran yang sama, yang bisa menjembatani MK. Lebih penting saya bekerja 3 bulan, Kamu mau sia-siakan 3 bulan?” ucap Ahok.

Ahok mengungkapkan tidak bisa begitu saja mempercayakan pengawalan APBD 2017 DKI kepada PNS yang akan ditunjuk Mendagri ketika dia cuti 3 bulan. Ahok berharap MK segera memanggil proses ini sebelum 19 September.

Ahok menegaskan tidak akan kampanye dan memanfaatkan fasilitas negara untuk kampanye. Dia berjanji menjaga netralitasnya dan tidak akan memanfaatkan jabatannya dengan tidak akan memanfaatkan RT-RW atau memberi bantuan ke yayasan.

sumber: Liputan 6

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s